
Penulis:
- Prof. Dr. TGH. Zainal Arifin Munir, Lc., M.Ag.
Editor:
- Dr. H. Muhammad Jamiludin, M.A
Layout:
- sanabil creative
desain cover:
- L. Pahrurrozi, M.Pd
Dimensi dan Jumlah Halaman:
- 15 x 23 cm (165 hlm)
- Tahun Perencanaan Terbit : 2026
Belajar ushul fiqh pada dasarnya bukan sekadar mempelajari hukum, tetapi belajar tentang cara berpikir dalam memahami kehendak Tuhan. Pemahaman terhadap sumber dan metodologi penetapan hukum merupakan fondasi utama dalam menafsirkan berbagai fenomena sosial keagamaan yang berkembang di masyarakat. Al-Qur’an dan Sunnah sebagai sumber pokok hukum Islam menempati posisi sentral dalam menentukan arah dan substansi hukum, sementara perangkat metodologis seperti qiyas, ijma’, dan istihsan berfungsi sebagai instrumen dalam menggali dan mengembangkan hukum sesuai dengan dinamika zaman.
Buku ini hadir sebagai jembatan untuk mengajak pembaca menyelami bagaimana hukum Islam tidak lahir secara tiba-tiba, melainkan melalui proses pemahaman yang sistematis terhadap sumber-sumber utamanya, yaitu Al-Qur’an dan Sunnah. Buku ini mengajarkan bahwa teks keagamaan bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk dipahami, ditafsirkan, dan dihidupkan dalam realitas. Al-Qur’an sendiri tidak hanya berfungsi sebagai aturan, tetapi juga sebagai petunjuk, cahaya, dan rahmat bagi kehidupan manusia. Di sinilah pentingnya ushul fiqh: ia membantu kita menangkap makna di balik teks, bukan hanya bunyi teks itu sendiri.
Melalui pembahasan tentang lafaz (kata), kejelasan makna, ta’wil, hingga manthuq dan mafhum, buku ini sebenarnya sedang mengajak kita untuk menyadari bahwa setiap kata dalam teks memiliki kedalaman makna. Tidak semua hal bisa dipahami secara literal; sebagian membutuhkan penalaran, konteks, dan kebijaksanaan dalam menafsirkannya. Lebih dari itu, buku ini juga mengajarkan sikap intelektual: bahwa memahami agama memerlukan ketelitian, kerendahan hati, dan kesungguhan berpikir. Sebab, dalam banyak hal, perbedaan penafsiran bukanlah kelemahan, melainkan bagian dari kekayaan tradisi keilmuan Islam itu sendiri.
