
Penulis:
- Prof Dr. H. M. Saleh Ending, M.A
- Khairil Anwar MB
Editor:
- Muti’ah
- Brian Abby Ariestyo Wiryandito
Layout:
- Maliki
desain cover:
- Nurun Latifah
Dimensi dan Jumlah Halaman:
- 15 x 23 cm (140 hlm)
- Tahun Perencanaan Terbit : 2026
Buku ini memuat 8 buah tema yang dibuat dengan bahasa sederhana, dan juga diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia agar mudah dipahami, terutama oleh siswa SD, SMP maupun SMA. Ke-8 tema tersebut adalah: a) samawa; b) seni budaya sumbawa; c) kehidupan; d) religi; e) pendidikan; f) masakan dan makanan khas Sumbawa; g) pemerintahan; dan h) umum. Di setiap tema dan judul puisi diberikan terjemahan dalam bahasa Inggris, sebuah ikhtiar sederhana dari penulis untuk mulai memperkenalkan kata-kata bahasa Inggris di kalangan anak-anak. Dari kedelapan tema ini khusus untuk tema religi telah disiapkan sebuah buku khu-sus dengan pembahasan yang lebih lengkap, yang dibuat dalam bentuk syair akhirat.
Berkaitan dengan penulisan ejaan, penulis mengacu pada Kamus Sumbawa-Indonesia yang diterbitkan oleh Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa tahun 1985, dan Kamus Samawa-Indonesia Edisi III terbitan Kantor Bahasa NTB tahun 2022. Selain itu juga memberikan tambahan keterangan pada footnote untuk mempermudah pembaca memahami buku ini.
Tema I, mengupas berbagai hal yang berkaitan dengan Sa-mawa, yakni nama lain dari Sumbawa, di antaranya silamo, asal kata Samawa, motto Sabalong Samalewa, dan seterusnya.
Tema II, pengenalan beberapa bentuk seni budaya Sumbawa melalui PuBaSa, seperti Maen Jaran, Barapan Kebo, Sakeco, Barempuk, Lonto Engal, Sarune, dan Ngumang.
Tema III berkisah tentang kehidupan. Salah satu puisi cukup panjang yang terdapat dalam tema ini adalah kisah persahabatan antara Teja dan Ungang, yang dibuat dalam bentuk puisi tutur, yak-ni puisi yang bercerita dalam sebuah kisah yang runut.
Tema IV tentang religi, sebuah tema yang penulis anggap penting untuk dimasukkan dalam buku ini. Di tema ini, beberapa hal yang berkaitan dengan religi ditampilkan, di antaranya tentang syahadat, menunggu ramadhan, zikir, dan lain-lain.
Tema V bercerita tentang dunia pendidikan, yakni dunia yang penuh kenangan bagi para murid atau siswa, dan juga dunia yang penuh dengan pembelajaran. Bagi diri kita, yang pernah merasakan menjadi murid atau siswa pasti memiliki kenangan masing-masing.
Di tema berikutnya, yakni Tema VI, mengupas secara singkat beberapa masakan dan makanan khas Sumbawa, seperti sepat, singang, manjareal, dan janda berenang. Tema ini sengaja dimasukkan oleh penulis, selain untuk memperkaya tema buku ini, juga untuk memperlihatkan, bahwa melalui PuBaSa, kita dapat mempro-mosikan keberadaan masakan dan makanan khas daerah kita.
Tema VII berkaitan dengan pemerintahan, sebuah tema yang berisi pesan, nasihat, dan peringatan bagi para pemangku kebijakan.
Dan di tema terakhir, yakni tema VIII adalah Tema Umum yang berisi tiga buah puisi.
